Info

SELAMAT DATANG

Selamat datang di Coretan Pujita Kiki Maulana - saya senang Anda berada di sini, dan berharap Anda sering datang kembali. Silakan Berlama - Lama di sini dan membaca lebih lanjut tentang artikel dunia islam (Blogging, Peneyejuk Hati, Goresan Hati, Mengenal Neraka; Goresan hati Dan Lain Lain) yang Kami susun. Ada banyak hal tentang kami, Anda mungkin akan menemukan sesuatu yang menarik

Sekilas Tentang Pujita Kiki Maulana

Nama saya Pujita Kiki Maulana, Saya Bukan Seorang Blogger, Desainer atau Apapun Tapi Saya Hanya Seseorang Yang Ingin Selalu Belajar dan Ingin Tahu Sesuatu Yang Baru...

Yaa Allah Belum Juga Memberiku Petunjuk


Aku sudah berdoa, memohon dan meminta kepada Allah agar Ia memberiku pentunjuk atas apa yang sedang aku alami. Tapi kenapa Allah belum juga memberiku sebuah petunjuk?
Pernah mengalaminya? Ya, setiap orang mungkin akan mengalami jika benar-benar sedang pusing dan bingung untuk menentukan pilihan yang terbaik. Terutama masalah pasangan hidup. Tak sedikit dari mereka yang melakukan shalat istikharah dengan berharap mendapatkan petunjuk dari Allah, Al Hadii, namun belum juga mendapatkan jawaban atau pentunjuk dari-Nya.
Semoga kita tidak termasuk orang yang berpikiran buruk kepada Allah karena belum dikabulkannya doa dan permohonan kita.
Jika semua yang kita kehendaki harus kita miliki, dari mana kita belajar keikhlasan.. Jika semua yang kita impikan harus segera terwujud, dari mana kita belajar kesabaran.. Jika setiap do’a yang kita panjatkan langsung dikabulkan, bagaimana kita dapat belajar berikhtiar.. Jika kehidupan kita selalu bahagia bagaimana kita dapat mengenal Allah lebih dekat.. Tetaplah YAKIN dan PERCAYA bahwa segala Ketentuan-Nya adalah yg TERBAIK untuk kita..Dalam konteks kali ini, tentang petunjuk yang ditunda oleh Allah. Salah satu alasannya adalah karena kita belum siap dan waktunya belum tepat. Kita belum siap akan konsekuensi atas petunjuk yang Allah berikan kepada kita dalam waktu dekat ini.Contoh, ketika seorang remaja yang merasa dirinya benar-benar sedang merasakan cinta dan kemudian berharap agar dia bisa menjalin hubungan yang lebih diridhoi Allah, dia memohon petunjuk pada Allah. “Apapun yang kau berikan, aku yakin engkau akan memberikan yang terbaik bagi setiap hamba-Mu, berilah kami kelapangan dada pada apapun yang menjadi keputusan-Mu nanti, berikanlah hamba petunjuk-Mu ya Allah”Namun, petunjuk Allah tak kunjung datang. Maka yakinlah, itu bukan karena Allah tidak sayang kepada kita, itu bukan karena Allah tidak baik pada hamba-Nya, tetapi karena kita belum siap dan waktunya belum tepat. Entah itu karena kita terlalu muda, belum siap secara finansial, masih dalam tahap pendewasaan, belum siap untuk menjadi imam/ibu yang baik bagi keluarga ataupun yang lainnya.Yang perlu kita lakukan adalah tetap berikhtiar dan tawakal kepada Allah. Tetaplah berjuang untuk menjadi yang terbaik, karena orang yang baik akan mendapatkan yang baik pula. Dan itu sudah dijanjikan, maka kita tak perlu meragukannya. Suatu saat Allah pasti menunjukkan jalan terbaik untuk kita. Amin.

Sebuah I’qro


Cobalah untuk membaca apa yang bisa di baca
Masih banyak di sekitar kita yang mungkin belum terbaca
Awali dari membaca siapa diri anda..
Siapa orang tua anda..dan
Siapa di sekitar anda…

Hidup terlalu singkat untuk tidak di maknai
Kuliah terlalu singkat…
Jika anda merasa pintar
Jangan berbesar hati
Jangan nikmati seorang diri
Jika anda merasa kurang
Jangan berkecil hati
Semua tak ada yang abadi
Baca…dan cobalah untuk berbagi

Banggalah jika anda mampu berbagi
Banggalah Jika anda mampu memberi
Dengan berbagi ciptakan sejuta prestasi
Di kemudian hari

We must be better next time
For my students

Sesuatu Yang Membuat Aku Sedih..


Saya adalah seseorang yan menyadari kelemahan diri. Dengan modal hal itu, saya berusaha menghargai kekurangan orang lain. Sangat menghargai. Di mata Tuhan, saya tidak pernah merasa bahwa saya ini umat terbaik. Saya sangat jauh dari kesempurnaan umat.. Dan saya tidak pernah memaksa orang lain untuk mejadi sesuatu yang ideal..
Kejadian hari ini membuat saya sedih.. Sedih saat maksud baik dianggap suatu hal yang menunjukkan kesombongan.. Naudzubillah, sungguh tidak pantas saya bersikap seperti itu.. Saya paling sedih di saat seperti ini. Saat orang lain menyangka yang tidak-tidak tentang niat baik saya. Saya hanya orang yang tidak mengerti.. Tolong jangan samakan saya dengan mereka. Lihatlah saya sebagaimana seorang pribadi. Bukan kebanyakan..
” hanya Allah SWT yang paling tau maksud hati umatNya.. “

SEMUA INI ADALAH KARENA-NYA Dan ATAS KEHENDAK-Nya....


aku tak bisa berucap banyak akhir pekan ini, hanya diam selebihnya tersenyum. Alhamdulillah...meski aku merasakan suasana hatiku yang sedang genting,Allahu ya rabbi, kuatkan hamba untuk menjalani semua ini,kehidupan yang aku jalani terkadang membuat aku lelah, marah dan tak satu pun ada yang bisa mengerti aku, selain KAU ya Rabbi..., aku menangis sendirian, dalam keramaian, dalam kesendirian dalam senyuman dalam kebahagiaan.Ya Allah ya Tuhan ku..., kuatkan aku, aku ingin melihat mereka bahagia dengan rahmatMU, aku tidak ingin mengecewakan utuhnya jiwa mereka, aku tak mau menyakiti siapapun, sudah cukup aku saja, tapi bukan mereka. Sampai kering pun air mataku ya Allah sungguh aku mencintai mereka karenaMU, dan begitu pula aku tak suka mereka karenaMU. Bukan kemunafikan yang di sini aku utarakan, bukan mau berlebihan di sini aku sampaikan. Seorang wanita mengajariku banyak hal tentang hidup dalam salah dan benar nya ia bersikap, betapa kerasnya hidup ini, bagaimana bisa bertahan mengenali semua banyak pihak, dan dialah IBUku..., dia yang mengajarkan banyak hal tentang hidup ini. Berjuang dalam hidup yang berliku mengarungi hitam putihnya kehidupan, yah..itu semua BUKAN suatu yang mudah saja kita jalankan ...Tuhan memberikan kita kekuatan untuk menerima ini semuanya. Ada satu hal yang selalu mengingatkan aku, SEMUA INI ADA KARENA-NYA....debu debu yang berterbangan pun itu dikehendakiNYA untuk didatangkan angin, pagi siang dan malam berganti, waktu yang berlalu, Subhannallah.....Allahu Akbar. Ibu...aku ingin ibu tahu, ibu adalah inspirasiku dalam menjalankan kehidupan ini, meski banyak hinaan cercaan, pahit yg harus ku telan, sakit terluka yang harus aku terima dengan salah atau benar, aku pasrahkan saja pada Allah yang memegang hidupku, yang membawa jiwaku, yang berkehendak atas semua dan segalanya. Kesedihan ku, bukan hal yang penting untukku teliti dalam nafasku. Aku ingin melihat orang orang yang aku cintai , mereka bahagia atas rahmatMU ya Allah. Jujur saja aku bukan orang yang tak lepas dari kemarahan dan emosional, tapi atas sakit hati yang aku terima dari mereka yang menyakiti aku, dengarkan aku ya Allah...aku serahkan semua ini padaMU, aku memang pernah ingin mereka merasakan sakitnya hatiku perihnya asaku, atas apa yang mereka semua lakukan terhadapku, agar mereka lebih bisa menjaga perasaanku, dalam sujudku ya Allah...Yang Maha Kuasa dan Maha Pengasih ...semoga Kau mengasihi aku sebagi hambaMU, berikan aku ketegaran jikalau semua ini terbaik bagi ku, ampuni segala dosa ku, ya Allah, maafkan kesalahan kesalahanku,dan kali ini, sungguh aku tak bisa menghadapinya sendiri, aku selalu membutuhkan MU ya Allah, beri aku petunjukMU, aku tidak ingin menyakiti hati siapapun ya Rabbi. Ajarkan aku kasihMU, cintaMU yang ikhlas memberi tanpa menerima. Amin.....
Di sudut kekeringan, aku mencoba mencari kedamaian, dalam setumpuk keputus asaan aku bertahan, dan dalam luka aku terdiam untuk tersenyum demi kebahgiaan. Semua berlalu.. bukan karena mauku, karena memang beginilah adanya, Allah sudah mengatur ini semuanya, aku hanya harapkan.. jika nanti aku meninggalkan dunia dan seisinya aku bisa pergi dengan kebahagiaan, dan tanpa meninggalkan luka dan sakit hati. Allah Maha Pemberi, aku bersyukur, karena ku bisa dilahirkan dari rahim seorang wanita yang kuat, aku bisa dikenalkan olehnya tentang apa yang ada di dunia ini, dan bagiMU ya Allah sungguh segala PUJI dan syukurku hanya untukMU, Terimakasih ya Allah, KAU telah menghadirkan aku dalam dunia ini, memberikan aku pelajaran yang sgt banyak, mempertemukan orang yang bisa aku cintai yang juga meyayangi aku, dan KAU lah yang memberikan aku perasaan ini, memberikan aku hidup dan bagaimana hidup dgn hidup yg sebenarnya,

terimakasih ya Allah, bahagiakan mereka, sayangilah mereka, dan sayangi juga kasihi lah aku dengan segenap hatiku ya Rabbi, seutuhnya jiwaku , aku berpasrah dan serahkan perasaan, ingin, cita dan cintaku padaMU.

Aamiin...


Sebuah Ungkapan UntukMu Saudaraku


Hidup dan Mati itu urusan Tuhan, kalau kamu merasa ajal tinggal sejengkal itu mungkin lebih baik, maka itulah caraNya memperingatkanmu agar kamu senantiasa mendekatkan diri kepadaNya. Masih beruntung,kamu pernah merasakan kenyamanan hidup,orangtua yang cukup,kasih sayang yang cukup,pekarjaan yang yah,, lumayan mudah kamu dapat. di bumi ini masih banyak yang lebih tak beruntung darimu, udahlah jangan berkeluh terus, sukurilah apa yang pernah Tuhan berikan untukmu,

capek katamu!! pada dasarnya semua orang itu pernah merasakan capek, karena itu sudah naluri, tapi capek itu bisa di hilangkan sayang, dengan berenjoy-enjoy, berhusnudzan,berprasangka baik terhadap sang pencipta, di dunia ini tak ada sesuatu ciptaanpun yang sia-sia di ciptakan, semuanya pasti bermanfaat. suka,duka,derita,kecewa, penyakit,smua itu bermanfaat. dan yakinlah apapun yang kamu dapat dulu, sekarang dan esok adalah pemberian Tuhan,di mana pemberian itu adalah sebaik-baik kasih sayang dari Allah, yakinlah. jika kamu sakit hari ini, maka itulah yang terbaik,jika kamu tertawa hari ini, itu juga yang terbaik, jika kamu menangis hari ini maka itu yang terbaik, dan kalaupun kamu mati hari ini maka juga yang terbaik. so psitif tinking aja, insyaAllah hatimu tak tersiksa.


semangat ya sayang, usaha terus, jangan pernah menyerah, yakinlah Allah selalu mendengar do'a umatnya, Allah sangat menghargai usaha, bahkan dia sudah berfirman dalam ayatnya "dan tidaklah aku merubah takdir suatu kaum,tanpa dia berusaha" (kira-kira begitu), jadi teruslah berusaha untuk kesembuhanmu sayang,... tidak ada yang tak mungkin di dunia ini, dokter bisa salah periksa, bisa salah duga, percayalah Allah maha penyayang.

banyak bertaubat,banyak berdoa, tapi... kalau berdoa jangan mulu-mulu minta kesembuhan,jangan melulu minta umur panjang,tapi... berdoalah agar engkau di mampukan dalam meniti roda kehidupan, agar hidupmu bermanfaat bagimu,bagi orang lain, dan bagi kahidupan dunia juga akherat. berdoalah agar engkau di mampukan menghadapi ujian dariNya. GOOD LUCK


MENGAPA AL-QUR'AN TAK MENYEBUT-NYEBUT DAJJAL

Mungkin orang akan bertanya, jika sekiranya Dajjal dan Ya'juj wa-Ma'juj adalah dua sebutan yang berlainan untuk menamakan satu bangsa, mengapa Al-Qur'an hanya menyebutkan nama Ya'juj wa-Ma'juj saja, dan tak sekali-kali menyebutkan nama Dajjal? Sebabnya ialah bahwa kata Dajjal, sebagaimana kami terangkan di atas, artinya "pembohong" atau "penipu", dan tak seorangpun suka disebut pembohong atau penipu, walaupun ia benar-benar seorang pembohong atau penipu yang ulung. Sebaliknya, oleh karena Ya'juj wa-Ma'juj itu nama suatu bangsa, maka tak seorangpun akan merasa keberatan memakai nama itu. Bahkan sebenarnya, bangsa Inggris sendiri telah memasang patung Ya'juj wa-Ma'juj di depan Guildhall di London. Inilah sebabnya mengapa Al-Qur'an hanya menggunakan nama Ya'juj wa-Ma'juj, dan tak menggunakan nama Dajjal yang artinya pembohong. Sebaliknya, kitab-kitab Hadits menggunakan kata Dajjal, karena nama Dajjal atau Anti-Christ, dan ramalan-ramalan yang berhubungan dengan ini, disebutkan dalam Kitab Suci yang sudah-sudah. Oleh karena itu, perlu sekali dijelaskan bagaimana terpenuhinya ramalan-ramalan itu.
Selain itu, kata Dajjal hanya menunjukkan satu aspek persoalan, yakni, kebohongan dan penipuan yang dilakukan oleh bangsa itu, baik mengenai urusan
7
agama, maupun mengenai urusan duniawi. Akan tetapi terlepas dari sifat-sifatnya yang buruk, ada pula segi kebaikannya. Dipandang dari segi duniawi, kesejahteraan materiil mereka harus dipandang sebagai segi kebaikan mereka. Itulah sebabnya mengapa dalam Hadits digambarkan, bahwa mata Dajjal yang hanya satu, yaitu mata duniawi; gemerlap bagaikan bintang. Al-Our'an juga menerangkan keahlian mereka dalam membuat barang-barang. Jadi julukan Dajjal hanyalah sebagian dari gambaran bangsa itu. Dalam Al-Qur'an, bangsa-bangsa Kristen disebut "para penghuni Gua dan inskripsi" (18:9). Gambaran ini menggambarkan dua aspek sejarah agama Kristen. "Para penghuni Gua" merupakan gambaran yang tepat bagi kaum Kristen dalam permulaan sejarah mereka karena pada waktu itu ciri khas mereka yang paling menonjol ialah hidup dalam biara. Mereka meninggalkan sama sekali urusan duniawi untuk mengabdikan sepenuhnya dalam urusan agama. Dengan perkataan lain, mereka membuang dunia guna kepentingan agama. Akan tetapi pada zaman akhir, mereka digambarkan sebagai "Bangsa Inskripsi (ar-raqimi)". Kata raqmun artinya barang yang ditulis. Kata ini khusus digunakan bagi harga yang ditulis pada barang-barang dagangan, seperti pakaian dan sebagainya. Gambaran ini mengandung arti penyerapan mereka yang amat dalam, dalam urusan duniawi, fakta ini diuraikan dalam Al-Qur'an sbb: "Orang-orang yang usahanya menderita rugi dalam kehidupan dunia ini" (18:104). Jadi, bangsa Kristen yang pada permulaan sejarah mereka membuang dunia untuk kepentingan agama, tetapi pada zaman akhir, mereka membuang agama untuk kepentingan dunia; oleh sebab itu, mereka dikatakan dalam Al-Qur'an sebagai "salah satu pertanda Kami yang mengagumkan" (18:9). Sabda Al-Qur'an tersebut di atas adalah gambaran yang tepat tentang kecondongan mereka kepada kebendaan. Oleh karena dalam urusan duniawi, mereka lebih maju dari bangsa-bangsa lain, maka bangsa lain itu mengikuti mereka secara membuta-tuli, karena terpikat oleh keuntungan-keuntungan duniawi yang dijamin oleh mereka. Jadi, bangsa-bangsa Kristen menyesatkan bangsa-bangsa lain di dunia, bukan saja dengan pengertian yang salah tentang Putra Allah dan Penebusan dosa, melainkan pula dengan cita-cita mengejar-ngejar kebendaan secara membuta-tuli, dengan mengabaikan sama sekali nilai-nilai hidup yang lebih tinggi. Oleh karena itu, dalam Hadits, mereka diberi nama Dajjal, atau penipu ulung.

Menceritakan Sorga Dan Neraka Dajjal..

Menurut Hadits, tanda Dajjal yang paling besar adalah bahwa ia akan membawa sorga dan neraka. Apa yang pertama kali harus diingat sehubungan dengan ini ialah, apabila dalam suatu Hadits, kata-kata jannah dan nar dipakai untuk menunjukkan sorga dan neraka Dajjal, maka di lain Hadits, sorga dan neraka Dajjal itu dinyatakan dengan kata-kata lain. Misalnya, sebagai pengganti kata-kata sorga dan neraka Dajjal, digunakanlah kata-kata ma' (air) dan nar (api); dan di lain Hadits digunakan kata-kata nahar (sungai) dan nar (api). Lalu di lain Hadits digunakan kata-kata dua sungai, sungai air dan sungai api. Kemudian ada Hadits lagi yang menerangkan, bahwa Dajjal akan membawa "Gunung roti dan sungai air". Bahkan ada Hadits lagi yang sebagai pengganti kata-kata sorga dan neraka Dajjal, digunakan kata-kata "dua gunung; yang satu penuh dengan tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan dan air, sedang yang lain, penuh dengan api dan asap. Dari uraian tersebut, terang sekali bahwa kata jannah dan nar tidaklah berarti Sorga dan Neraka yang sesungguhnya; demikian pula kata-kata sungai, api , asap, gunung roti, dll, janganlah diartikan secara harfiyah. Semuanya itu adalah kata ibarat; misalnya kata jannah, ini mengibaratkan melimpahnya persediaan bahan-makanan, kesenangan dan kemewahan, sedang kata nar mengibaratkan kurangnya bahan -makanan dan kesenangan hidup. Adapun maksud sebenarnya ialah, barangsiapa mengikuti Dajjal, ia akan hidup mewah, dan barang siapa menentangnya, ia tak akan mempunyai persediaan bahan-makanan. Bandingkanlah keadaan kehidupan dua bangsa, yaitu bangsa-bangsa Islam yang hidup serba kekurangan, dan bangsa-bangsa Nasrani yang hidup serba mewah; dan inilah yang dimaksud dengan sorga dan neraka Dajjal. Kata-kata sorga dan neraka tidaklah berarti bahwa Dajjal benar-benar membawa sorga dan neraka seperti pedagang membawa barang dagangannya. Namun yang sebenarnya dimaksud ialah bahwa Dajjal akan menguasai sorga dan neraka sebagaimana diterangkan dalam Hadits berikut ini: "Sungai dan buah-buahan dunia akan tunduk kepadanya". Inilah arti yang sebenarnya dari kata-kata itu, yakni bahwa segala macam persediaan yang mendatangkan kesenangan, kemewahan dan kenikmatan hidup di dunia, semuanya dikuasai oleh Dajjal. Dan inilah yang disebut sorga Dajjal bagi orang yang picik pandangannya; akan tetapi sebenarnya, ini semua disebut neraka, karena siapa saja yang tenggelam dalam kesenangan hidup seperti berdansa, bersenang-senang, bersukaria, melihat theater, bioskop, pergaulan bebas antara pria dan wanita, minum, berjudi, melacur, pasti tidak ingat kepada Allah Azza Wa Jalla.
Akibatnya jiwanya menjadi rusak; dan inilah neraka yang sebenarnya; dan sekalipun tidak terlihat oleh mata jasmani, tetapi di Akhirat akan nampak dengan terang. Sebaliknya apa yang disebut neraka Dajjal yang berupa kehidupan yang tidak diliputi oleh kesenangan duniawi, adalah Sorga yang sebenarnya, karena semakin orang tidak tenggelam dalam kesenangan duniawi, semakin besar pulalah keuntungan rohaninya, sehingga ia dapat terus meningkat sampai mencapai hubungan dengan Allah Azza Wa Jalla. Jadi sorga Dajjal itu terdiri dari kesenangan jasmani, yang diperoleh
dengan mengorbankan kehidupan rohani. Barang siapa tenggelam dalam hidup senang, ia akan kehilangan kesenangan di zaman yang akan datang..
 

ping.sg - the community meta blog for singapore bloggers
backlink
Freelance JobsPowered by

Selamat Datang Jgn Lupa Comment

Kumpulan Buku Silakan Di Unduh

Kalau Pengin Music .. Tinggal Di Klik,,^_^


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com